DONGGALA – Bersamaan dengan dimulainya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora, nelayan lokal berharap Pemerintah Kabupaten Donggala melengkapi sarana melaut berupa perangkat Global Positioning System (GPS).
Bantuan alat navigasi tersebut dinilai krusial untuk membantu menentukan posisi penangkapan ikan serta menjaga keselamatan nelayan perahu katinting yang kerap melaut hingga radius lima mil dari garis pantai.
Ketua Kelompok Nelayan Nusantara Desa Batusuya Go’o, Lutfin (48), mengungkapkan bahwa nelayan kerap mengalami kesulitan melihat daratan ketika berada jauh di tengah laut, terutama saat kondisi cuaca berkabut.
“Kami mengajukan permohonan bantuan GPS kepada Kepala Dinas Perikanan. Jarak sekitar lima mil dari daratan sekarang sudah tidak kelihatan lagi, apalagi kalau kondisi berkabut seperti sekarang ini,” ujar Lutfin, Kamis (8/10/2026).
Ia menjelaskan, perangkat GPS sangat dibutuhkan oleh nelayan yang mengandalkan perahu kayu bermesin katinting agar memiliki titik acuan navigasi yang presisi saat beroperasi.
Usulan alat navigasi ini menjadi salah satu dukungan sarana yang masih mendesak dibutuhkan, meski sebelumnya kelompok nelayan di kawasan tersebut telah menerima berbagai program bantuan dari Dinas Perikanan Donggala.
Sejumlah fasilitas pendukung yang telah diterima nelayan Batusuya Go’o di antaranya bantuan tali rompong, armada perahu, hingga mesin pendorong katinting yang secara nyata menunjang aktivitas penangkapan ikan.
“Kalau kami selaku nelayan tangkap, sudah banyak mendapatkan bantuan seperti tali rompong, perahu, dan mesin katinting,” tuturnya.
Selain sarana fisik, nelayan juga memanfaati fasilitas pengurusan sertifikat secara gratis melalui penerbitan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) yang digulirkan pemerintah daerah.
Lutfin turut mengapresiasi kepekaan Dinas Perikanan Kabupaten Donggala yang dinilai cepat tanggap dalam merespons dan merealisasikan keluhan serta kebutuhan masyarakat pesisir di wilayah Pantai Barat.
Ia optimistis dengan hadirnya fasilitas kawasan KNMP yang dibarengi dengan penyediaan alat navigasi GPS, volume hasil tangkapan serta tingkat kesejahteraan nelayan lokal dapat meningkat signifikan.
“Kami bersyukur di kecamatan kami ada Kampung Nelayan Merah Putih ini. Semoga nanti hasil tangkapan kami bisa melimpah juga kalau ada GPS. Mudah-mudahan permohonan kami bisa direalisasikan,” pungkasnya. BIM