DONGGALA – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, mengungkapkan alasan di balik keputusannya yang baru melantik tiga pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala, Senin (16/3/2026).
Meskipun terdapat 12 nama yang dinyatakan lolos dalam tiga besar seleksi terbuka dari lima OPD yang dilelang, Bupati memilih untuk bersikap selektif demi memastikan kualitas birokrasi yang dipimpinnya.
Ke-12 nama tersebut sebelumnya telah bersaing memperebutkan posisi kepala di lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, yakni Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Namun, dalam pelantikan yang digelar di Ruang Kasiromu tersebut, Bupati Vera baru mengukuhkan tiga pejabat: Kaharudin sebagai Kepala BKPSDM, Moh Fickri Vetran L sebagai Kepala Bapenda, dan Budi Santosa sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Bupati Vera menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin terburu-buru dalam melakukan pelantikan massal. Ia secara mandiri melakukan evaluasi mendalam terhadap setiap kandidat yang masuk dalam daftar tiga besar hasil seleksi untuk memastikan kesesuaian visi dan kinerjanya di lapangan.
”Saya harus mempelajari rekam jejak mereka terlebih dahulu; ini adalah hasil evaluasi saya. Mengapa baru tiga? Karena saya ingin memastikan bahwa pilihan saya ini murni berdasarkan hasil kerja mereka sendiri, bukan karena adanya titipan siapa pun,” ujar Bupati Vera kepada wartawan.
Menurutnya, kriteria utama dalam memilih pimpinan OPD adalah kemampuan untuk bersinergi dan membangun chemistry yang kuat dengan kepala daerah. Ia mengakui dari 12 nama tersebut, ada beberapa kandidat yang belum memiliki pengalaman kerja sama langsung dengannya, sehingga diperlukan waktu lebih untuk mematangkan pilihan di instansi lainnya.
”Pimpinan OPD harus bisa bekerja sama dan memberikan dukungan penuh bagi jalannya pemerintahan. Saya harus memastikan betul-betul agar tidak ada celah sedikit pun dalam pelayanan. Jika kinerjanya tidak ada, saya tidak akan angkat hanya karena alasan sudah lama mengabdi atau senioritas,” tambahnya.
Bupati Vera juga berpesan agar para pejabat yang dilantik tidak sekadar mengejar fasilitas jabatan, melainkan fokus pada kompetensi dan inovasi kerja. BIM