DONGGALA — Pemerintah Kabupaten Donggala memastikan rencana relokasi pelaku UMKM di kawasan depan Pelabuhan Donggala belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Relokasi baru dilakukan setelah pembentukan tim kerja yang akan mengkaji dan menyiapkan proses tersebut.
Penegasan itu disampaikan Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Donggala, Moh Fahri, usai pertemuan dengan pelaku UMKM di ruang kerja Wakil Bupati Donggala, Kecamatan Banawa, Senin (30/3/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pattakali, Kepala Dinas Pariwisata Muhamad, serta sejumlah pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.
Fahri menjelaskan, salah satu kesepakatan dalam pertemuan itu adalah pembentukan tim kerja sebelum relokasi dilakukan guna memastikan seluruh pihak terakomodasi.
“Sebelum relokasi UMKM di Pelabuhan Donggala, pemda akan membentuk tim kerja agar tidak ada pihak yang dirugikan, baik pemerintah maupun pelaku UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim tersebut akan segera bekerja dalam waktu dekat, terutama menjelang jadwal kedatangan dua kapal Pelni yang akan bersandar di Pelabuhan Donggala.
“Kita harus mengakomodasi semua kepentingan. Untuk sementara, jangan dulu ada pembongkaran lapak UMKM karena masih ada tahapan yang harus dilalui,” jelasnya.
Fahri juga menegaskan, seluruh informasi terkait rencana relokasi akan disampaikan melalui satu pintu melalui tim kerja yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, Dinas Perindag, PUPR, Pariwisata, dan BPKAD.
“Semua informasi akan terpusat melalui tim. Tim ini akan bekerja sebelum dua kapal Pelni bersandar, dan saya dipercayakan sebagai ketuanya,” tambahnya.
Di sisi lain, ia mengakui polemik yang berkembang di kalangan pelaku UMKM dipicu kurangnya sosialisasi dari pemerintah daerah.
“Memang sebelumnya sosialisasi masih kurang dan ini menjadi evaluasi bagi kami. Yang terpenting, tidak boleh ada pihak yang dirugikan dan semua harus merasa nyaman,” tutup Fahri. BIM