DONGGALA – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Donggala berkomitmen menjamin kualitas hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Donggala, Anhar, memastikan pihaknya akan turun langsung melakukan pemeriksaan kesehatan ternak, khususnya sapi, satu minggu sebelum hari penyembelihan.
Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi prima, layak konsumsi, dan bebas dari ancaman penyakit hewan menular. Pemeriksaan ini menjadi krusial di tengah meningkatnya permintaan pasar terhadap hewan kurban di wilayah Donggala dan sekitarnya.
“Kami akan melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban seminggu sebelum hari raya. Ini penting untuk menjaga ketenangan masyarakat saat ibadah kurban nanti,” ujar Anhar, Rabu (15/4/2026).
Selain pengawasan lapangan, Donggala juga mencatatkan prestasi gemilang dalam pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Berdasarkan data tingkat provinsi, Kabupaten Donggala menjadi daerah dengan capaian vaksinasi PMK tertinggi di Sulawesi Tengah pada triwulan pertama tahun 2026. Sebanyak 1.460 ekor sapi telah berhasil divaksinasi hingga Maret lalu.
Anhar menjelaskan bahwa dari jatah 1.500 dosis vaksin periode pertama, realisasinya telah mencapai 100 persen. Mengingat populasi ternak yang masih luas, pihaknya kini tengah mengajukan penambahan kuota vaksin ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah guna melanjutkan program perlindungan ternak tersebut.
Di sisi lain, Anhar turut mengimbau para peternak lokal untuk proaktif dalam menjaga kebersihan kandang dan rutin melaporkan kondisi kesehatan hewan mereka. Sinergi antara pemerintah dan peternak dianggap sebagai kunci utama dalam menekan potensi penyebaran wabah penyakit ternak secara berkelanjutan.
Dengan kombinasi vaksinasi yang masif dan pemeriksaan klinis yang ketat, Pemerintah Kabupaten Donggala optimistis dapat menyediakan stok hewan kurban yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat pada Idul Adha 2026 mendatang. **