– Pemerintah Kabupaten Donggala melalui bergerak cepat memulihkan perekonomian warga terdampak banjir di Desa Siboang, Kecamatan Sojol. Sebanyak 117.720 ekor benih udang vaname dan 2,5 ton pakan disalurkan khusus bagi para petambak yang usahanya rusak akibat cuaca buruk, Senin (25/5/2026).​

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, , menegaskan bahwa intervensi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memulihkan produktivitas sektor perikanan yang sempat lumpuh.​

“Bantuan ini diberikan untuk mendukung pemulihan produksi tambak udang masyarakat yang terdampak banjir sehingga tambak bisa kembali berfungsi dan berproduksi,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).​

​Ali menjelaskan, stimulus tersebut diprioritaskan bagi kelompok petambak tradisional yang mengalami dampak kerugian langsung. Tidak sekadar membagikan bantuan fisik, dinas terkait juga menerjunkan tim untuk memberikan pendampingan teknis secara intensif.​

​Dalam program pendampingan ini, para petambak akan dibekali edukasi mengenai Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Edukasi tersebut mencakup perbaikan konstruksi tambak, manajemen kualitas air, pengolahan tanah prabudidaya, hingga teknik penebaran benih dan efisiensi pemberian pakan.​

​Sebagai langkah antisipasi banjir susulan, Ali menyarankan petambak untuk memperkokoh pematang mereka. Selain itu, mereka diimbau memanfaatkan sistem pasang surut air laut untuk sirkulasi alami, serta menggunakan pupuk organik demi memicu pertumbuhan plankton sebagai pakan alami udang.​

“Pembudidaya juga didorong melakukan pencatatan sederhana terkait biaya produksi, jadwal budidaya, dan hasil panen agar pengelolaan usaha lebih baik ke depan,” katanya.​

​Langkah taktis ini diharapkan mampu mendongkrak total produksi tambak Donggala pada tahun 2026, melampaui capaian target tahun lalu yang berada di angka 23.752 ton.​

​Guna mendukung ekspansi lahan budidaya sekaligus mengoptimalkan pelayanan di lapangan, Dinas Perikanan Donggala dijadwalkan akan mengerahkan alat berat ke lokasi pada awal Juni 2026 mendatang. **