DONGGALA – Memperkuat sinergi lintas instansi, Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) berkolaborasi dengan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Donggala menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Boya, Jumat (20/2/2026). Langkah kolaboratif ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan menekan angka inflasi menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.
Komandan Pos TNI AL (Danposal) Donggala, Lettu Laut (E) Mosis Sulis, mewakili Komandan TNI AL Palu, menegaskan bahwa kehadiran personel TNI AL di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program pemerintah daerah.
“Kami bersinergi dengan Pemkab untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelasnya di lokasi kegiatan.
Sinergi ini disambut antusias luar biasa oleh warga Kecamatan Banawa. Sejak pukul 13.30 WITA, ratusan warga—didominasi kaum ibu—sudah memadati area GPM untuk mengantre. Meski cuaca terik, warga tetap tertib menunggu pembukaan resmi oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni.
Dalam kegiatan ini, DKP Donggala menyediakan berbagai komoditas strategis dengan harga miring. Di antaranya beras SPHP 5 kilogram seharga Rp55 ribu, bawang merah Rp15 ribu per setengah kilogram, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, serta Minyakita seharga Rp15 ribu. Tingginya permintaan membuat stok bawang merah dan minyak goreng ludes terjual pada pukul 15.45 WITA.
Kemanfaatan program ini dirasakan langsung oleh warga setempat, salah satunya La Rumi (31). Ia mengaku rela mengantre lebih awal demi mendapatkan harga yang jauh di bawah pasaran.
“Di sini jauh lebih murah dibandingkan di pasar, sangat membantu untuk persiapan puasa nanti,” ungkapnya.
Selain pangan murah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM juga turut memperkuat layanan di lokasi yang sama dengan menyediakan berbagai komoditas tambahan serta tabung gas elpiji 3 kilogram bagi masyarakat. BIM