DONGGALA – Anggota DPRD Kabupaten Donggala, Zulkifli Azis, mendesak pemerintah daerah segera merespons tuntutan masyarakat terkait persoalan infrastruktur jembatan di Lumbudolo dan kondisi jalan di Desa Powelua.
Desakan tersebut muncul menyusul ancaman aliansi warga yang akan menutup akses sumber air PDAM jika tuntutan mereka tidak dipenuhi dalam waktu sepekan.
Zulkifli menegaskan, persoalan ini telah menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dan membutuhkan penanganan segera untuk mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat.
“Persoalan ini sudah menjadi catatan khusus. Kehadiran Wakil Bupati dan OPD terkait dalam rapat bersama Pansus II tadi seharusnya memudahkan pemerintah untuk memberikan jawaban pasti,” ujarnya usai rapat paripurna LKPJ Bupati Donggala TA 2025 di ruang sidang utama DPRD Donggala, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, DPRD telah menyahuti aspirasi warga dan menyampaikannya langsung kepada pemerintah daerah, termasuk dalam rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) II yang turut dihadiri Wakil Bupati dan sejumlah kepala OPD.
Menurutnya, persoalan infrastruktur jembatan dan akses jalan di wilayah tersebut menjadi kebutuhan mendesak karena berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
Selain itu, ancaman penutupan akses air bersih dinilai sebagai persoalan serius yang harus segera diantisipasi agar tidak mengganggu kebutuhan dasar warga.
Zulkifli pun meminta pemerintah daerah bersikap responsif dan segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kita harus responsif dan menyahuti aspirasi mereka. Kita harus memastikan langkah konkret apa yang akan diambil pemerintah untuk menyelesaikan persoalan di desa tersebut,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan kepentingan umum, sembari menunggu langkah cepat dari pemerintah daerah.
DPRD berharap, melalui koordinasi antara legislatif dan eksekutif, solusi terhadap persoalan di Desa Powelua dan Lumbudolo dapat segera terealisasi tanpa menimbulkan gejolak di masyarakat. BIM