PALU – Wakil Ketua II , , melaksanakan kegiatan Caturwulan III Tahun Sidang 2025 di Jl. Bulu Masomba, Kelurahan , pada Kamis (23/10/2025).

Dalam dialog bersama masyarakat, berbagai keluhan disampaikan warga, di antaranya mengenai daya listrik yang lemah, kurangnya tiang lampu jalan, kondisi jalan rusak, sinyal komunikasi yang sulit dijangkau, serta persoalan pengembangan kelompok usaha masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Anugrah menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan perjuangannya di DPRD. Ia menilai kondisi yang dialami warga merupakan gambaran nyata bahwa pemerataan pembangunan masih perlu diperkuat.

“Saya datang ke sini untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat. Ini penting agar kami di DPRD tidak hanya menerima laporan di atas meja, tapi benar-benar tahu kondisi di lapangan,” ujarnya.

Anugrah menambahkan, ia akan terus berupaya mendorong agar persoalan dasar seperti penerangan jalan, perbaikan akses, dan jaringan komunikasi dapat menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Masalah infrastruktur dan jaringan ini menyangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kami akan bawa persoalan ini dalam rapat pembahasan dengan pihak eksekutif agar segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Anugrah juga menyoroti potensi ekonomi warga melalui produk olahan minyak kemiri yang dihasilkan kelompok usaha setempat. Ia menilai potensi lokal tersebut dapat menjadi peluang ekonomi baru jika mendapat dukungan pemerintah.

“Produk olahan minyak kemiri yang dibuat warga di sini sangat bagus. Ini bukti masyarakat punya semangat untuk mandiri. Tinggal bagaimana pemerintah membantu dalam pembinaan dan pemasaran, supaya hasilnya bisa bernilai ekonomi lebih tinggi,” katanya.

Ia juga mengapresiasi semangat warga Kawatuna yang aktif menyampaikan aspirasi.

Di akhir, Anugrah memastikan hasil reses tersebut akan dirangkum dan disampaikan secara resmi dalam laporan ke dewan untuk ditindaklanjuti bersama instansi terkait. BIM