PALU – Konektivitas internasional Sulawesi Tengah resmi meningkat seiring beroperasinya rute penerbangan langsung Guangzhou–Palu (PP) oleh maskapai China Southern Airlines. Sambutan resmi ditandai dengan prosesi water salute saat pesawat mendarat di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Selasa (11/8/2026).
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menyatakan bahwa pembukaan rute ini merupakan pemenuhan komitmen Pemprov Sulteng sejak 2025 untuk memperluas aksesibilitas global. Rute langsung ini diproyeksikan menjadi katalisator pertumbuhan investasi, perdagangan, serta pariwisata daerah.
“Dulu kalau mau ke Guangzhou harus ke Jakarta dulu, bahkan harus menginap. Sekarang kita bisa langsung dari Palu. Ini luar biasa,” kata Reny.
Antusiasme pasar terlihat pada penerbangan perdana yang mencatatkan keterisian 176 penumpang dari total 200 kapasitas kursi yang tersedia. Melihat tingginya okupansi awal tersebut, pemerintah daerah memproyeksikan penambahan frekuensi terbang menjadi dua kali sepekan mulai September mendatang.
Guna menjaga konsistensi tingkat keterisian penumpang, Wagub menginstruksikan Dinas Pariwisata serta Dinas Perhubungan untuk mengintensifkan promosi lintas sektor.
“Promosi ini jangan berhenti di sini. Mari kita bersama-sama, melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan, mempromosikan penerbangan ini supaya terus penuh,” tegasnya.—
Ia menambahkan, keterbukaan akses internasional menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing daerah di tingkat global.
“Kalau kita ingin dikenal, kita harus punya bandara Internasional dan penerbangan Internasional. Ini membuka jalan semakin majunya perdagangan, ekonomi, pariwisata, dan hubungan kita dengan negara lain,” ujarnya.
Sesi penyambutan penerbangan perdana tersebut turut dihadiri General Manager China Southern Airlines Wang Hongxiong, Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Prasetiyohadi, serta jajaran Forkopimda Sulawesi Tengah. ***