PALU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat paripurna dengan agenda tunggal penyampaian keputusan tentang pergantian unsur pimpinan sisa masa jabatan 2024-2029. Forum resmi yang mempertegas rotasi jabatan dari Aristan kepada Arnila M. Ali tersebut berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Palu, Rabu (25/2/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulteng, Arus Abdul Karim. Dalam sidang itu, Arus membacakan surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tengah yang menjadi dasar pemberhentian dan penunjukan pimpinan baru.
Arus Abdul Karim menegaskan bahwa proses pergantian ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sah.
“Pergantian unsur pimpinan ini adalah bagian dari dinamika organisasi dan mekanisme internal Partai NasDem yang penyampaiannya telah kami terima secara resmi. Selaku pimpinan dewan, tugas kami adalah memastikan proses transisi ini berjalan sesuai dengan tata tertib dan ketentuan perundangan yang berlaku di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah,” tegas Arus di hadapan peserta rapat.
Ia melanjutkan pembacaan keputusan tersebut dengan menetapkan suksesor di kursi pimpinan.
“Berdasarkan surat keputusan partai, Aristan digantikan oleh Arnila M. Ali sebagai Wakil Ketua I,” ujarnya saat membacakan isi surat keputusan partai.
Arnila M. Ali sebelumnya menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Sulteng. Penunjukannya sebagai Wakil Ketua I merupakan bagian dari kebijakan internal Partai NasDem yang kemudian diproses melalui mekanisme kelembagaan di DPRD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Pergantian unsur pimpinan ini merupakan tindak lanjut resmi dari keputusan partai yang selanjutnya ditetapkan melalui forum tertinggi di DPRD untuk menjamin keberlanjutan fungsi pengawasan dan legislasi lembaga wakil rakyat tersebut.
Secara terpisah, Aristan menyatakan sikapnya dengan tenang atas keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa sebagai kader yang ikut membesarkan partai sejak awal berdiri, loyalitasnya tetap tegak lurus pada garis perjuangan Partai NasDem.
“Saya menghormati dan menerima keputusan ini dengan penuh keikhlasan. Jabatan hanyalah titipan, namun perjuangan untuk rakyat adalah pengabdian tanpa henti,” ungkap Aristan.
Aristan juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai mitra strategis, serta keluarga besar Partai NasDem atas kepercayaan yang selama ini diberikan.
Terkait isu-isu spekulatif yang berkembang di ruang publik, termasuk tudingan adanya upaya kudeta internal, Aristan secara tegas menepis hal tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak benar.
“Mari kita tetap solid dan tidak terjebak dalam spekulasi yang berlebihan. Fokus kita satu, menjaga marwah partai dan terus bekerja untuk kesejahteraan Sulawesi Tengah,” pungkasnya menutup pernyataan.*