PALU – Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, memberikan sambutan spesial kepada kontingen Akademi Seni Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Sulteng yang baru saja kembali dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jakarta. Penyambutan ini dilakukan sebagai apresiasi atas keberhasilan para atlet membawa pulang dua medali emas.

Rombongan yang terdiri dari lima atlet, satu pelatih, dan satu official tersebut tiba di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, pada pukul 06.30 WITA setelah menempuh penerbangan dini hari dari Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Ketum KONI Sulteng, Fathur Razaq, bersama Bendahara Randy Siara terpantau sudah menunggu di ruang kedatangan sebelum pesawat mendarat. Begitu memasuki terminal, para atlet langsung disambut dengan prosesi pengalungan kain batik khas Tanah Kaili sebagai bentuk penghormatan atas prestasi mereka.

Beberapa atlet yang menonjol dalam raihan prestasi ini antara lain Sheane Viona Lahasima yang meraih Juara 1 Kumite Pra-Pemula -40 kg Putri, serta Imam Maulana Al Gazy Mulia Rabbani. Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin pelatih Rahmat A. Azis dan kawalan official Yulin.

“Selamat datang kembali dari laga Kejurnas di Jakarta. Terima kasih atas dedikasi dan raihan medali emasnya. Ini baru mantap,” puji Fathur Razaq saat menyambut para atlet di pintu kedatangan.

Usai prosesi di bandara, Ketum KONI menjamu seluruh rombongan beserta orang tua atlet untuk sarapan bersama di Roemah Balkot. Pertemuan santai ini menjadi momen diskusi hangat terkait pengembangan prestasi karate di Sulawesi Tengah ke depannya.

Pelatih ASKI Sulteng, Rahmat A. Arifin, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari KONI Sulteng. Ia menegaskan bahwa sambutan ini menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk mempersiapkan diri menuju kejuaraan internasional di Jepang.

“Terima kasih atas sambutan hangat dan bantuan Ketum KONI Sulteng. Ini menjadi semangat bagi kami untuk berlatih lebih giat lagi dalam rangka mengikuti kejuaraan ASKI di Jepang mendatang,” pungkas Rahmat sebelum rombongan membubarkan diri untuk beristirahat.