– Warga Dusun II, Desa Siwalempu, Kecamatan , Kabupaten Donggala digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di area perkebunan lokal pada Sabtu (6/6/2026) siang.

Jenazah tersebut diduga kuat adalah Hi. Tihang (80), seorang lansia asal Desa Balukang I yang sempat dilaporkan hilang sejak akhir Mei lalu.​

​Informasi yang dihimpun menyebutkan, jasad korban pertama kali terdeteksi setelah salah seorang pemilik lahan di sekitar lokasi mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat.​

Kapolsek Sojol, IPTU Abdi Kurnia, SH, mengungkapkan bahwa penemuan tersebut bermula dari laporan warga bernama Samsuddin sekitar pukul 12.30 WITA. Saat itu, Samsuddin yang sedang berada di kebunnya mencium bau busuk dari arah lahan milik warga lain bernama Olleng.​

​Merasa curiga, Samsuddin langsung menghubungi anggota piket jaga Sojol, Brigadir Dedy. Informasi tersebut kemudian segera direspons oleh pihak kepolisian.​

​”Setelah menerima laporan warga mengenai bau menyengat di sekitar area perkebunan, kami langsung bergerak ke lokasi bersama anggota piket dan masyarakat. Korban akhirnya kami temukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah aliran sungai kecil,” ujar Kapolsek Sojol, IPTU Abdi Kurnia, SH.​

​IPTU Abdi Kurnia menambahkan, lokasi penemuan mayat tersebut berada di area yang cukup terisolasi, berjarak sekitar 2,5 kilometer dari kawasan permukiman warga Desa Siwalempu.​

​Identitas Mengarah pada Warga yang Hilang​Meskipun kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan, petugas menemukan sejumlah petunjuk krusial di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar 10 meter dari posisi jasad, polisi menemukan pakaian, kain sarung, dan sebuah songkok (peci) haji.​

Berdasarkan atribut-atribut yang ditemukan tersebut, pihak kepolisian menduga kuat bahwa korban merupakan Hi. Tihang, warga Dusun II, Desa Balukang I, Kecamatan Sojol, yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat, 22 Mei 2026 silam.​

“Di sekitar lokasi, anggota kami menemukan pakaian, sarung, dan songkok haji. Berdasarkan ciri-ciri barang bukti tersebut, diduga kuat korban adalah Hi. Tihang yang dilaporkan hilang sejak dua pekan lalu,” jelas IPTU Abdi Kurnia.​

Pihak Polsek Sojol bergerak cepat melakukan langkah-langkah kepolisian standar di lokasi penemuan. Seluruh barang bukti yang melekat maupun yang ditemukan di sekitar koridor sungai langsung diamankan oleh petugas.​

Untuk memastikan penyebab kematian serta mengonfirmasi identitas resmi korban secara ilmiah, pihak Polsek Sojol langsung berkoordinasi dengan satuan tingkat atas.​

“Kami sudah melaksanakan olah TKP awal dan mengamankan sejumlah barang bukti. Saat ini, jenazah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara demi kepentingan pemeriksaan medis dan memastikan identitas resminya melalui Tim Identifikasi,” pungkas IPTU Abdi Kurnia.​

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan identifikasi mendalam dari RS Bhayangkara sebelum menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. **