– Ketua  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah () Donggala, Moh , memimpin langsung rapat pengusulan pemberhentian dirinya dari jabatan pimpinan sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Ruang Sidang Utama, Selasa (24/2/2026). 

Langkah tersebut dilakukan menyusul keputusan DPP Partai NasDem yang menunjuk Moh Yasin Lataka sebagai penggantinya.

Meski agenda sidang membahas pergantian posisi puncaknya, Moh Taufik menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk profesionalitas dalam menjalankan tugas sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Tidak ada maksud dan tujuan lain. Rapat hari ini memang harus dipimpin oleh pimpinan DPRD, dan saya menjalankan tugas itu,” ujar Moh Taufik di hadapan peserta sidang.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik menunjukkan sikap legowo terhadap dinamika internal partai maupun politik di parlemen. Ia menekankan bahwa sebagai politisi, dirinya harus menunjukkan sikap ksatria dalam menghadapi pergantian jabatan.

“Jabatan itu datang dan pergi, jadi tidak perlu didramatisir atau disedihkan. Yang terpenting adalah bagaimana kita berbuat baik untuk kepentingan daerah ini, supaya Donggala bisa menjadi daerah yang lebih baik,” tambahnya.

Sebagai informasi, pergantian ini didasari oleh keputusan DPP Partai NasDem yang menetapkan Moh Yasin Lataka untuk menduduki kursi Ketua menggantikan Moh Taufik untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. BIM