MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bergerak cepat merealisasikan komitmen pendidikan melalui program beasiswa unggulan BERANI Cerdas. Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza DP, menyambangi langsung Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Selasa (03/02/2026) guna memverifikasi data penerima manfaat.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses administrasi berjalan lancar sebelum dana beasiswa dikucurkan. Firmanza menegaskan bahwa Pemprov Sulteng akan menanggung penuh biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa asal Sulteng yang memenuhi kriteria program tersebut.
“Kami ingin memverifikasi anak-anak kami yang kuliah di UNHAS, data kami ada sekitar 288 orang yang Insya Allah kita akan bayarkan UKT nya,” ujar Firmanza.
Untuk menjaga transparansi dan efisiensi, skema pembayaran nantinya tidak diberikan kepada individu mahasiswa, melainkan langsung ditransfer ke rekening pihak universitas melalui rektorat.
“Kita akan membayarkan langsung (UKT) anak-anak kita ke pihak rektorat atau ke pihak kampus,” tambahnya.
Selain memastikan pembayaran ke depan, program yang diinisiasi oleh Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, ini juga memperhatikan mahasiswa yang sudah telanjur membayar UKT secara pribadi. Pemprov menjamin adanya skema pengembalian dana (refund) agar hak mahasiswa tetap terlindungi.
“Kalau anak-anak sudah terlanjur membayar UKT duluan, Insya Allah akan kita kembalikan melalui pihak kampus dengan membawa bukti-bukti pembayaran,” pungkas Firmanza.
Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sulteng dalam mendukung sumber daya manusia (SDM) lokal agar tetap fokus menjalani studi tanpa terkendala biaya pendidikan.**