Donggala, , menegaskan keharusan bagi 26 pejabat pimpinan tinggi dan administrator yang baru dilantik untuk tinggal dan di Kota Donggala. Kebijakan ini dinilai penting untuk mempercepat koordinasi pemerintahan serta meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Vera Elena Laruni saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 26 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala yang berlangsung di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Kamis (29/1/2026).

Dalam arahannya, Bupati Vera menekankan bahwa keberadaan pejabat di pusat pemerintahan daerah merupakan bagian dari komitmen perubahan tata kelola birokrasi agar lebih responsif, terukur, dan berorientasi pada hasil.

“Pejabat yang baru dilantik harus segera tinggal dan menetap di Kota Donggala. Ini penting agar koordinasi berjalan lebih cepat dan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara maksimal,” tegas Vera Elena Laruni.

Selain penempatan pejabat, Bupati Vera juga menyoroti pentingnya penyederhanaan sistem pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan harus dapat diperoleh melalui satu sistem dan satu data, tanpa prosedur yang berbelit-belit.

Menurutnya, perubahan tidak boleh justru mempersulit masyarakat. Pemerintah daerah diminta membangun sistem pelayanan yang sederhana, solid, dan mudah dipahami, sehingga masyarakat yakin bahwa sistem tersebut benar-benar bekerja.

“Tidak perlu banyak sistem dan nomor yang membingungkan. Cukup satu sistem yang kuat dan bisa dipercaya,” ujarnya.

Bupati Vera menegaskan bahwa kebijakan dan penataan birokrasi yang dilakukan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Ia menyebut, pelantikan ini merupakan bagian dari langkah perubahan pola kerja aparatur, dari yang bersifat administratif menjadi kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, memperkuat koordinasi lintas OPD, serta menunjukkan kinerja yang terukur dan dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Donggala,” tutur Bupati. BIM