PALU – Udang vaname menjadi salah satu komoditas unggulan dalam sektor perikanan budidaya karena memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi lingkungan serta nilai ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menjadikan pengembangan budidaya udang vaname sebagai fokus utama dalam pelaksanaan program Berani Tangkap Banyak pada sektor perikanan budidaya.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes menyampaikan hal itu saat menghadiri panen perdana udang vaname di tambak intensif milik H. Fahmi Thalib, yang berlokasi di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Kamis (5/2/2026).
Menurut Wagub Reny, keberhasilan panen tersebut menjadi contoh konkret bagi kelompok-kelompok pembudidaya udang binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya dalam penerapan prinsip budidaya yang baik dan berkelanjutan.
“Semoga hasil yang diperoleh dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan para pembudidaya dan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja,” ujar Reny, seraya berharap capaian tersebut dapat memantik semangat kelompok budidaya lainnya.
Lebih lanjut, Wagub Reny menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjembatani kelompok-kelompok budidaya lokal dengan pihak perbankan maupun pengusaha besar, guna memperkuat budidaya udang vaname sebagai pilar ekonomi biru daerah melalui program Berani Tangkap Banyak.
“Intinya Berani Tangkap Banyak adalah bagaimana semua orang bisa sejahtera,” tegasnya, menekankan bahwa program tersebut merupakan peta jalan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Yopie M.I. Patiro, S.H., M.H. beserta jajaran, perwakilan perbankan, pengusaha, praktisi, penggiat budidaya udang vaname, serta mitra terkait lainnya.***