DONGGALA – Pasca peluncuran enam Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) layanan administrasi kependudukan, Dinas Dukcapil Kabupaten Donggala mencatat sebagian besar pelayanan di Pante Barat berjalan baik, meski masih terdapat kendala teknis dan persoalan keamanan fasilitas.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Donggala, Rahmanur, mengatakan dari enam kecamatan yang diaktifkan sejak 12 Desember 2025, lima di antaranya telah beroperasi dengan lancar.
“Untuk saat ini, Kecamatan Rio Pakava belum tersambung alat pelayanan karena kita berkonsentrasi dulu di lima kecamatan dan evaluasi kelancaran layanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, UPTD Dukcapil Sindue Tobata menjadi lokasi dengan jumlah pelayanan tertinggi. Namun, pelayanan sempat terkendala akibat gangguan pada alat cetak KTP setelah digunakan selama lima hari.
“Alat sempat mengalami gangguan, kemudian kami berkoordinasi dengan penyedia. Setelah diperiksa, alat harus diganti dan memang masih dalam masa asuransi,” jelas Rahma.
Sementara itu, pelayanan di UPTD Labuan, Balaesang, Dampelas, dan Sojol Utara dilaporkan berjalan normal dan aman.
Meski demikian, Rahma mengungkapkan adanya insiden di UPTD Dukcapil Sojol Utara yang terjadi pada Minggu (28/12/2025).
“Kami menemukan kaca ruang pelayanan pecah dan terdapat batu di dalam ruangan. Kalau dari keterangan, itu adik-adik disana bermain bola di belakang kantor sehingga kena kaca pecah,” ungkapnya.
Ia menilai kejadian tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan keamanan fasilitas pelayanan publik.
“Alat perekaman adminduk bukan alat murah. Jika satu saja rusak, seperti kamera, iris mata, atau perangkat lainnya, maka pelayanan perekaman tidak bisa dilakukan,” tegasnya.
Rahma mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Donggala untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan konsolidasi dengan pemerintah kecamatan serta unsur keamanan guna menjamin kelancaran pelayanan.
“Saya meminta jaminan keamanan. Jika kejadian serupa terulang, kemungkinan kami akan menarik sementara pelayanan di Sojol Utara,” katanya.
Saat ini, UPTD Dukcapil Sojol Utara dilayani oleh lima petugas gabungan yang terdiri dari tiga petugas asal Kecamatan Sojol dan dua petugas dari Sojol Utara.
“Mudah-mudahan pelayanan bisa tetap berjalan aman dan lancar demi mendukung program peningkatan pelayanan publik administrasi kependudukan,” tutup Rahma. *