PALU – Ribuan masyarakat Sulawesi Tengah antusias mengikuti Jalan Sehat dalam rangka Puncak Milad ke-48 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Minggu pagi (14/9/2025).
Jalan Sehat ini bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat sinergi umat dengan pemerintah, serta menumbuhkan kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat.
Sejak pagi, peserta dari 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah hingga perwakilan dari berbagai provinsi lainnya memenuhi rute jalan santai. Perayaan ini semakin istimewa karena untuk pertama kalinya Milad Nasional BKPRMI digelar di luar Pulau Jawa, dengan Sulawesi Tengah dipercaya sebagai tuan rumah.
Sebelum hadir di tengah ribuan peserta, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, S.Sos., M.Si., lebih dulu tiba di Kota Palu pukul 06.45 WITA melalui Bandara Mutiara SIS Al-Jufri dengan penerbangan dari Jakarta. Kehadirannya disambut Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., melalui prosesi adat pemasangan siga khas Kaili sebagai simbol penghormatan di Bumi Tadulako.

Usai prosesi penyambutan, Sultan bersama rombongan diarahkan menuju ruang VIP bandara untuk bersilaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan pengurus BKPRMI. Dari sana, ia kemudian bergabung dalam Jalan Sehat bersama masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan pentingnya peran BKPRMI sebagai pilar penguatan religiusitas dan pendidikan di daerah.
“BKPRMI merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung program Berani Berkah yang menekankan pada penguatan kehidupan religius, serta Berani Cerdas yang berfokus pada pendidikan. Saat ini lebih dari 15 ribu mahasiswa sudah menerima beasiswa, dan ditargetkan 40 ribu penerima hingga akhir tahun,” ujarnya.
Anwar juga menitipkan aspirasi daerah langsung kepada Ketua DPD RI.
“Kami berharap DPD RI bisa memperjuangkan agar efisiensi anggaran pusat tidak terlalu membebani daerah. Pemotongan dana transfer tentu berdampak pada pembangunan di 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengapresiasi kinerja Pemprov Sulteng dan BKPRMI yang sukses menggelar acara berskala nasional dalam waktu persiapan singkat.
“Jalan Sehat ini bukan sekadar olahraga, tetapi memiliki filosofi penting. Ini simbol bahwa masyarakat Sulawesi Tengah tidak berjalan sendirian, melainkan bersama-sama, solid, dan bergotong royong,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa DPD RI akan terus memperjuangkan kebutuhan daerah di tingkat nasional.
“Kami akan memastikan dana transfer daerah tidak dipotong. Diskusi dengan Gubernur menyinggung dampak efisiensi pusat yang mencapai ratusan miliar rupiah di Sulteng. Hal ini akan kami sampaikan langsung kepada Presiden dan DPR agar lebih berpihak pada daerah dengan celah fiskal kecil,” jelas Sultan.
Selain itu, Sultan juga menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan bangsa.
“Pemuda hari ini harus mempersiapkan diri untuk Indonesia Emas 2045. Dua puluh tahun bukanlah waktu yang lama, dan generasi muda harus siap mengisi puncak kejayaan bangsa dengan ilmu, kerja keras, dan persatuan,” pungkasnya.
Dengan dukungan pemerintah dan kehadiran tokoh nasional, perayaan Milad ke-48 BKPRMI di Palu bukan hanya berlangsung meriah, tetapi juga meneguhkan peran pemuda masjid sebagai motor kebangkitan generasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.**