PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mendampingi komunitas pemuda dengan melepas secara langsung peserta Parade Skateboarding dalam rangka peringatan Hari Skateboard Sedunia 2026 di Kota Palu, Minggu (21/6/2026). Dalam aksi tersebut, Gubernur didampingi oleh Ketua KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq.
Kegiatan bertajuk Go Skateboarding Day 2026 ini dipusatkan di Jodjokodi Convention Center (JCC) selama dua hari, 20–21 Juni 2026. Ajang besar ini sukses menyedot perhatian ratusan skater dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah yang datang untuk menunjukkan eksistensi dan soliditas komunitas mereka.
Saat memberikan sambutan, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung cabang olahraga yang digandrungi generasi muda ini, termasuk memberikan perhatian lebih pada skateboard yang selama ini dinilai masih minim fasilitas.
“Kita ingin memfasilitasi hobi anak-anak muda. Saya bangga KONI tetap berupaya menghadirkan sarana meskipun masih sementara. Insya Allah, ke depan Sulawesi Tengah akan memiliki lapangan skateboard terbaik yang sesuai standar,” ujarnya.
Gubernur bahkan menargetkan Sulawesi Tengah sudah memiliki fasilitas skateboard yang representatif pada tahun 2027 mendatang. Fasilitas tersebut nantinya dipersiapkan untuk menyambut ajang olahraga nasional Fornas sekaligus menjadi arena event skala besar.
Selain mengapresiasi kehadiran para peserta luar daerah, Anwar Hafid menaruh harapan besar agar dari komunitas di Sulteng ini kelak lahir atlet-atlet profesional yang mampu membawa nama daerah bersaing di panggung dunia.
Di sisi lain, Ketua KONI Sulteng sekaligus promotor utama acara, Muhammad Fathur Razaq, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar hiburan komunitas, melainkan langkah awal pembinaan taktis bagi para skater lokal.
Rangkaian acara dikemas menarik lewat turnamen skateboard, mini kontes, panggung musik, hingga sesi coaching clinic yang menghadirkan langsung dua atlet skateboard peraih medali SEA Games, Sanggoe Darma Putra dan Anjar Pratama.
Suasana Kota Palu semakin meriah pada Minggu pagi saat ratusan skater melakukan long march menggunakan papan seluncur mereka menyusuri jalanan protokol kota sebagai simbol kebersamaan.
Fathur Razaq menambahkan bahwa kompetisi ini diadopsi dari standar internasional, termasuk keberhasilan mereka menggandeng brand skateboard global, Vans.
“Konsepnya kita meniru event internasional, dan ternyata bisa diwujudkan. Ke depan, kita ingin membuat kegiatan yang lebih proper dan matang,” ungkapnya.
Dengan suksesnya acara ini, KONI Sulteng optimistis bahwa bumi Tadulako memiliki potensi besar untuk menjadi barometer baru perkembangan skateboard di Pulau Sulawesi sekaligus magnet bagi event olahraga kreatif nasional ke depan. **