PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa Provinsi Sulawesi Tengah selalu terbuka bagi semua bangsa untuk menjalin persahabatan dan kerja sama strategis di berbagai bidang.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, di Rumah Jabatan Siranindi, Palu, Selasa malam (20/10/2026).

Anwar menilai, keragaman masyarakat dan karakter warga Sulteng yang ramah menjadi modal utama dalam membangun hubungan internasional. Menurutnya, hubungan baik antara Indonesia dan Rusia menjadi peluang besar untuk mengembangkan potensi daerah, khususnya di sektor sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).

“Sulawesi Tengah sangat terbuka bagi siapa pun. Masyarakat kita selalu bersahabat,” ujar Anwar.

Ia menambahkan, iklim investasi di Bumi Tadulako terus menunjukkan tren positif dengan dukungan kemudahan layanan kepengurusan. Hal ini dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para investor asing.

Sementara itu, Dubes Rusia Sergei Tolchenov menyampaikan bahwa kerja sama kedua negara mencakup sektor-sektor vital seperti ekonomi, energi, pendidikan, pertanian, pertahanan, hingga teknologi. Mengingat tren volume perdagangan bilateral yang terus meningkat, Rusia menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerja sama konkret dengan Pemprov Sulteng.

“Semoga Pak Dubes merasa berkesan dan rindu untuk kembali berkunjung ke Sulawesi Tengah,” tutur Anwar berharap pertemuan diplomasi ini berlanjut pada kerja sama nyata.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulteng Reny Lamadjido, Wakil Bupati Donggala, Wakil Bupati Sigi, jajaran Kepala Perangkat Daerah, perwakilan Kadin, serta pengelola Yayasan Universitas Abdul Aziz Lamadjido. **