Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menerima audiensi Direktur Direktorat Riset, Inovasi, dan Dampak Sosial MNC University, Dr. Humiras Betty M. Sihombing, M.Pd., di Palu, Rabu (14/10/2026) | Foto: Ist

Dukung Program Berani Cerdas, Pemprov Sulteng Jajaki Kerja Sama dengan MNC University

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menerima audiensi Direktur Direktorat Riset, Inovasi, dan Dampak Sosial MNC University, Dr. Humiras Betty M. Sihombing, M.Pd., di Palu, Rabu (14/10/2026). 

Pertemuan ini membahas peluang kerja sama pendidikan, program beasiswa, serta pengembangan potensi daerah guna mendukung Program Berani Cerdas.

Dalam audiensi yang turut dihadiri Drs. H. Firmanza DP, S.H., M.Si. dan Plt. Kepala Biro Kesra Drs. Rustam Arifuddin, M.Si. tersebut, pihak MNC University menawarkan skema beasiswa Bina Talenta (50, 75, hingga 100 persen) serta model pendidikan 2+2 yang memadukan perkuliahan kampus dengan keterlibatan langsung di lapangan dan industri.

“Kami sangat ingin terlibat dalam hal-hal yang bisa kami berikan untuk pengembangan potensi daerah,” ujar Betty.

Gubernur Anwar Hafid menyambut baik peluang tersebut. Ia menekankan pentingnya melahirkan lulusan yang kompeten, terampil, dan siap kerja, bukan sekadar memegang ijazah.

“Bagaimana kita tidak hanya membiayai mereka untuk kuliah, tetapi setelah selesai kuliah, mereka benar-benar memiliki kemampuan dan bisa bekerja,” ungkap Anwar.

Pada tahun 2027 mendatang, Pemprov Sulteng berencana memprioritaskan beasiswa bagi guru dan tenaga kesehatan, dengan penguatan penguasaan bahasa Inggris dan Mandarin. Di samping itu, Anwar menggarisbawahi pentingnya riset needs assessment untuk memetakan potensi lebih dari 2.000 desa di Sulawesi Tengah—seperti sektor pertanian, kelautan, hingga kerajinan tenun Donggala—agar program pembangunan tepat sasaran.

“Sepanjang tidak ada tim ahli yang melakukan needs assessment kepada masyarakat, perencanaan kita berisiko tidak mencapai hasil yang diharapkan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak akan merumuskan pembahasan teknis bersama Bappeda dan dinas terkait guna menyusun program percontohan, skema pembiayaan, serta mekanisme pelaksanaan kerja sama secara berkelanjutan. **