DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Nasional Batch 5 guna membekali 61 peserta lokal keterampilan siap kerja.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala pada Rabu (30/9/2026) ini dipusatkan di UPTD LLK UKM Donggala, Desa Loli Pesua, Kecamatan Banawa.
Puluhan peserta tersebut terbagi ke dalam empat program kejuruan utama, yakni teknik listrik, pengelasan, tata rias, dan menjahit, yang didampingi langsung oleh tim instruktur profesional.
Kepala Disnakertrans Donggala, Moh Ilham Yunus, menegaskan bahwa pelatihan berbasis kompetensi ini menjadi langkah konkrit pemerintah daerah dalam mencetak tenaga terampil sekaligus memperluas ruang kesempatan kerja.
“Melalui pelatihan berbasis kompetensi, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk bekerja, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Ilham.
Ia merincikan, kejuruan listrik dan pengelasan diproyeksikan untuk menopang kebutuhan tenaga ahli di sektor konstruksi serta industri manufaktur.
Sementara kejuruan tata rias dan menjahit diarahkan untuk mendorong pertumbuhan usaha mandiri serta penguatan sektor UMKM berbasis ekonomi kreatif.
Ilham berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian program dengan disiplin tinggi serta memanfaatkan transfer ilmu dari para instruktur secara maksimal.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan pengembangan diri agar ilmu yang didapat tidak mandek begitu sertifikat pelatihan diterbitkan.
“Manfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk bekerja, membuka usaha, atau menciptakan lapangan kerja,” tegasnya.
Program ini diharapkan menjadi stimulus nyata dalam menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Donggala yang pada tahun 2025 tercatat mencapai 4.400 orang. ***