PALU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Nurhalis Nur, menyoroti serius kasus keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi berulang kali di sejumlah sekolah di Kota Palu.

Disela rapat paripurna DPRD kota Palu di ruang sidang utama, Kamis (18/9/2025), Ia mendesak instansi terkait segera melakukan evaluasi agar program ini tidak kembali membahayakan anak-anak.

Nurhalis menegaskan insiden di SDN Inpres Boyaoge pada Rabu (17/9) menambah daftar kasus keracunan MBG di Kota Palu. Sebelumnya, pada akhir Agustus lalu, puluhan siswa di MTs Sis Al-Jufri Tatura dan SMK Bina Potensi Palu juga mengalami hal serupa setelah menyantap menu MBG.

Menurut Nurhalis, pola distribusi MBG yang ditangani penyedia jasa hingga melayani 3–4 sekolah sekaligus berpotensi mengurangi kualitas dan keamanan makanan.

“Alangkah ironisnya jika program ini justru berdampak buruk pada anak-anak kita, sampai menyebabkan mereka harus absen sekolah beberapa hari,” tegasnya.

Nurhalis menekankan, evaluasi menyeluruh sangat diperlukan agar niat baik pemerintah pusat melalui program MBG benar-benar memberi manfaat, khususnya bagi siswa di Kota Palu.(Bim)