LUWUK – Kapal kayu KM. Maryam Indah terbakar di perairan Kilo, Kabupaten Banggai Laut, Sabtu (13/9/2025). Prajurit Posal Luwuk Lanal Palu bersama unsur SAR gabungan segera turun tangan membantu pemadaman, mengevakuasi korban, dan melakukan pencarian awak kapal yang hilang.
Kebakaran di kapal penumpang berbahan kayu tersebut sempat menimbulkan kepanikan. Menyadari situasi darurat, personel Posal Luwuk langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Luwuk, Syahbandar Luwuk, Damkar Banggai, Polairud Polda Sulteng, PSDKP Bitung, masyarakat nelayan, dan petugas Jetty Depot Pertamina Luwuk untuk menuju lokasi kejadian.

Bersama tim gabungan, prajurit TNI AL bahu-membahu memadamkan api agar tidak meluas dan membahayakan kapal lain maupun penumpang. Upaya ini juga bertujuan memastikan keselamatan awak kapal.
Komandan Lanal Palu Kolonel Laut (P) Marthinus Sir menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat semua pihak atas peristiwa yang terjadi.
“Kesiapsiagaan prajurit Posal Luwuk dalam menanggapi kebakaran kapal ini patut diapresiasi. Kehadiran TNI AL di wilayah pesisir harus memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat maritim. Tindakan cepat ini menjadi bukti nyata kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat, terutama dalam keadaan darurat di laut,” katanya.
Berdasarkan data, satu ABK meninggal dunia, dua ABK mengalami luka bakar serius dan telah dievakuasi ke RSUD Luwuk, sementara dua ABK lainnya masih dalam pencarian.
Peristiwa ini menegaskan komitmen TNI AL untuk selalu hadir membantu masyarakat maritim dalam kondisi darurat, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pihak di wilayah pesisir dan perairan.**