JAKARTA – Dalam upaya memahami tata kelola yang efektif, DPRD melakukan kunjungan kerja ke Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (FTJSL) DKI Jakarta, Jumat (1/8/2025).

Forum yang lebih populer disebut Corporate Social Responsibility (CSR) ini, dibentuk untuk memfasilitasi, mengakselerasi, dan memberikan pertimbangan kepada para pemangku kepentingan agar penyaluran dana CSR tepat sasaran serta terhindar dari penyalahgunaan.

Rombongan Komisi II dipimpin Wakil Ketua Sony Tandra, ST, didampingi anggota Ronald Gulla, ST, Dra. Marlela, M.Si, Rauf, Henri Kusuma Muhidin, SE, dan Haris Julianto, SH. Kedatangan mereka ke Kantor CSR Toko Daging, Lantai II, Jalan Soepomo, Menteng Dalam, disambut langsung Ketua Umum Forum CSR DKI Jakarta Aldi Imam Wibowo, Sekjen Azis Shajali, serta jajaran pengurus forum.

Sony Tandra menyampaikan, pihaknya ingin banyak belajar mengenai pembentukan Forum CSR, mulai dari dasar hukum, bentuk kelembagaan, sumber pembiayaan, hingga peran strategisnya dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Kami juga ingin memastikan visi misi gubernur dan wakil gubernur sejalan dengan CSR yang ada, apa yang menjadi tugas pokok CSR yang dapat membantu program pemerintah daerah, dan yang paling penting itu mulainya dari mana,” ujarnya.

Ketua Forum CSR, Aldi Imam Wibowo, menjelaskan bahwa forum ini dibentuk berdasarkan PP No 47 Tahun 2012, Permensos No 9 Tahun 2020, dan Pergub DKI Jakarta No 112 Tahun 2013. Menurutnya, forum hadir bukan untuk menerima atau menyalurkan dana CSR secara langsung, tetapi memastikan agar dana tersebut digunakan sesuai kebutuhan dan tidak disalahgunakan.

“Ternyata saat forum ini belum terbentuk, ada banyak dana CSR yang justru disalurkan untuk kepentingan pribadi dan lembaga, bahkan menjadi banjakan bagi lembaga pemerintah termasuk BUMN, sehingga tidak efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Aldi juga menguraikan bahwa forum CSR menjadi mitra strategis pemerintah, mendorong perusahaan dan BUMD agar CSR yang dikeluarkan tepat guna. Forum ini bahkan dapat mendukung program daerah, termasuk menyelaraskannya dengan APBD melalui koordinasi di DPRD.

Ia menekankan pentingnya memberikan apresiasi kepada perusahaan yang konsisten menyalurkan CSR-nya, agar komitmen tersebut terus terjaga.**