DONGGALA – DPRD Kabupaten Donggala akan memanggil Direktur PT Bosowa Tambang Indonesia menyusul kejadian longsor di area tambang galian C milik perusahaan tersebut. Longsor yang terjadi di Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa, tepatnya dekat SDN 21 Banawa, memang tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Namun, DPRD menilai perlu ada langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan warga serta mencegah dampak jangka panjang dari aktivitas tambang di wilayah itu.

Ketua DPRD Donggala, Moh. Taufik, menegaskan rencana pemanggilan tersebut dalam wawancara pada Jumat (14/02/25). Ia menyoroti bahwa meskipun izin pertambangan galian C berada di luar kewenangan pemerintah kabupaten, dampaknya tetap dirasakan langsung oleh masyarakat Donggala, terutama warga Desa Loli Saluran.

“Pada prinsipnya, kami akan mengundang Direktur PT Bosowa Tambang Indonesia. Walaupun perizinan galian C bukan ranah pemerintah kabupaten, dampaknya sangat nyata bagi masyarakat Donggala, terutama di Desa Loli Saluran,” tegas Taufik.

Ia menambahkan bahwa kejadian longsor ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan dan mencari solusi jangka panjang guna menghindari risiko yang lebih besar di kemudian hari.

“Dampaknya terhadap masyarakat sangat signifikan. Oleh karena itu, kami merasa wajib memanggil pihak perusahaan untuk membahas langkah-langkah konkret dalam menangani dan mencegah kejadian serupa,” lanjutnya.

Politisi NasDem asal Desa Wani itu juga mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Direktur PT Bosowa Tambang Indonesia akan segera dijadwalkan, kemungkinan pada Senin (17/2) atau Selasa (18/2) mendatang.

“Kami sedang mengatur jadwal pertemuan pada Senin atau Selasa depan dan akan berkoordinasi dengan Ketua Komisi III untuk memastikan langkah-langkah yang tepat,” ujar Taufik.

Insiden ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas pertambangan, terutama yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial. DPRD Donggala berharap pertemuan dengan pihak perusahaan nantinya bisa menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan demi melindungi masyarakat serta lingkungan sekitar.