PALU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Daerah Pemilihan (Dapil) IV Ulujadi – Tatanga, Abdurrahim Nasar Al’Amri, kembali menjaring aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang digelar di Jalan Tande Rante, Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Selasa (3/11/2026).
Dalam pertemuan yang dihadiri lurah serta perwakilan Dinas PU, Dinas Perkim, dan Dinas Sosial tersebut, warga antusias menyampaikan berbagai permohonan prioritas. Usulan yang mengemuka mulai dari penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk mengantisipasi aksi kriminalitas, bantuan modal usaha UKM, fasilitas peralatan bagi kelompok majelis taalim, pengadaan unit CCTV lingkungan yang dikelola warga, hingga usulan program bedah rumah.
Di pertengahan kegiatan, Ketua Komisi C DPRD Kota Palu ini turut memaparkan sejumlah aspirasi warga yang telah berhasil direalisasikan di wilayah tersebut. Ia menjelaskan bahwa permintaan pengaspalan jalan utama di Jalan Tande Rante yang diajukan warga pada tahun lalu telah dituntaskan menggunakan anggaran APBD senilai kurang lebih Rp1 miliar.
”Saya memohon maaf kepada warga jika pengerjaan aspal di lorong harus dibagi atau diselesaikan secara bertahap, karena anggaran tahun kemarin harus kita prioritaskan untuk menuntaskan jalan utama di depan agar pekerjaannya tuntas secara maksimal,” ujar politisi yang akrab disapa Wim ini.
Ia juga menceritakan pengalamannya saat sering dihubungi warga melalui pesan singkat WhatsApp terkait realisasi janji-janji reses sebelumnya. Menanggapi hal tersebut, ia meminta masyarakat untuk bersabar dan memahami bahwa proses penganggaran di pemerintahan berjalan secara bertahap, terutama dalam mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menyesuaikan jadwal pencairan anggaran di akhir tahun.
Dalam kesempatan itu, Abdurrahim turut menegaskan perannya sebagai wakil rakyat yang berkewajiban mengawal setiap usulan masyarakat hingga terealisasi.
”Sudah menjadi risiko dan kewajiban kami sebagai anggota DPR untuk menuntaskan apa yang telah kami janjikan kepada masyarakat. Hasil rekaman reses inilah yang saya bawa ke DPR. Kalau Bapak dan Ibu tidak meminta, saya tidak bisa membawa aspirasi tersebut untuk diperjuangkan,” tegasnya.
Ia memastikan seluruh usulan baru yang dicatat bersama perwakilan dinas teknis pada reses kali ini akan terus dikawal agar dapat terealisasi pada penganggaran APBD mendatang.
Pelaksanaan reses Dapil IV di Kelurahan Kabonena ini dikoordinasi oleh Degrita MK. Tobigo, S.Sos., M.Si. dan A. Agustiartie Fitriyanit, SH., serta didampingi oleh tim pendamping lapangan yakni Ulan Safitri dan Sri Wahyuni. BIM