PALU – Anggota Komisi C Kota Palu, , turun langsung meninjau permukiman warga Kompleks Pondok Karya, LIK Tondo, Jumat (9/10/2026). 

Langkah ini diambil guna merespons keresahan 16 Kepala Keluarga (KK) yang terancam kehilangan tempat tinggal akibat rencana pembongkaran lahan oleh pengembang PT Intim Abadi Persada.

​Kedatangan Alfian ke lokasi tidak hanya untuk meninjau kondisi lapangan, tetapi juga bertujuan utama menyatukan persepsi dan pandangan di antara warga agar tetap kompak serta tidak terpecah belah dalam menghadapi persoalan tersebut.

​Dalam peninjauan di lokasi tersebut, Alfian yang hadir bersama anggota DPRD Kota Palu lainnya, dan , menegaskan agar pihak pengembang menahan diri dan tidak serta-merta mengeksekusi lahan.

​”Jangan langsung lakukan penggusuran. Pihak perusahaan harus tetap mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Mari kita duduk mencari solusi yang tidak merugikan,” ujar Alfian Chaniago di lokasi, Jumat (9/10/2026).

​Sebagai langkah tindak lanjut yang formal dan konkret, Alfian menyatakan pihaknya akan segera mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kota Palu dengan memanggil dinas terkait, PT Intim Abadi Persada, hingga perwakilan BPN Kota Palu.

​”Kita akan bawa dan selesaikan masalah ini melalui mekanisme RDP di DPRD. Di sana nanti kita pertemukan semua pihak untuk mengunci skema solusinya secara resmi,” tegas Alfian.

​Ia menjelaskan, salah satu opsi solusi yang akan didorong dalam RDP adalah penyisipan bantuan permukiman dari Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perkim. Selain itu, Alfian juga mendorong skema kompromi berupa penyediaan tanah kavlingan pengganti seluas 100 meter persegi oleh pihak pengembang yang dilengkapi jaminan sertifikat yang resmi.

​”Di Pemkot ada program pembangunan atau bedah rumah. Karena ini cuma 16 KK, bisa kita usahakan untuk disisipkan. Jika PT Intim mau bernegosiasi menyediakan lahan kavlingannya dengan sertifikat BPN yang sah, nanti untuk fisik bangunan rumahnya biar kami di DPRD yang bantu fasilitasi,” tambahnya.

​Alfian yang berlatar belakang pengusaha kontraktor dan pengembang mengaku sangat memahami kondisi yang dialami warga. Menurutnya, kesolidan dan kekompakan warga menjadi kunci penting agar aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan secara maksimal.

​Langkah nyata dan komitmen Alfian Chaniago untuk menyatukan persepsi warga serta menggelar RDP disambut baik oleh masyarakat Kompleks Pondok Karya. Perwakilan warga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan pengawalan dari DPRD Kota Palu dalam memperjuangkan hak tempat tinggal mereka. BIM