PALU – Putra sulung dari politisi Ahmad HM Ali dan Nilam Sari Lawira, Mohammad Anugrah Pratama, mengejutkan publik dengan mengundurkan diri dari posisi Wakil Ketua II DPRD Kota Palu dan Partai NasDem. Meski menyayangkan keputusan tersebut mengingat masa jabatannya yang masih panjang, Fraksi NasDem mengaku tetap menghormati langkah politiknya.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Palu, Muslimun, menegaskan bahwa keputusan yang diambil Anugrah merupakan pilihan pribadi dan tidak berada di bawah tekanan pihak mana pun. Menurutnya, langkah tersebut sepenuhnya merupakan urusan internal dan hak mutlak yang bersangkutan.
”Itu urusan internal dia. Kalau itu sudah menjadi pilihan, tidak ada tekanan,” tegas Muslimun. “Semua pihak harus menghormati keputusan tersebut,” terangnya kepada awak media usai rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD Kota Palu, Selasa (29/9/2026).
Terkait proses pengunduran diri tersebut, Muslimun mengungkapkan bahwa institusi DPRD telah menerima surat resmi dari Anugrah. Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara pasti kapan persisnya surat tersebut masuk ke tingkat fraksi.
Di sisu lain, menindaklanjuti proses administrasi tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Palu, Nawab Kursaid, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menjalankan tahapan Pergantian Antar Waktu (PAW). Sekretariat DPRD telah menerima surat usulan PAW dari Partai NasDem dan langsung meneruskannya kepada pimpinan DPRD.
”Surat itu sudah kami naikkan ke pimpinan. Karena tugas kami memfasilitasi seluruh administrasi di sekretariat, kami juga sudah menyurat ke KPUD Palu. Alhamdulillah, sekitar pukul 16.00 WITA kemarin sudah ada jawaban dari KPUD, dan tadi pagi sudah naik ke meja Pak Ketua. Kami di sekretariat tinggal menunggu proses selanjutnya,” beber Nawab.
Nawab menambahkan, aturan yang berlaku menetapkan estimasi waktu sekitar enam hari untuk merampungkan proses administrasi ini. Pihak Sekretariat DPRD akan mempercepat seluruh tahapan pascarapat paripurna agar lembaga legislatif tersebut dapat segera menuntaskan rotasi jabatan Wakil Ketua II DPRD Kota Palu.
lebih lanjut, Muslimun selaku Ketua Fraksi NasDem mengaku sebenarnya cukup menyayangkan keputusan tersebut mengingat masa jabatan kolega politiknya itu masih panjang. Kendati demikian, ia menegaskan tetap menghargai pilihan politik yang diambil.
”Saya tentu menyayangkan keputusan itu. Padahal sebenarnya waktunya masih panjang. Kalau itu sudah menjadi pilihan politiknya, dia mau berlabuh ke mana, kita tidak tahu. Tapi masing-masing orang punya pilihan politik, kita tidak bisa menekan,” pungkasnya. BIM