POSO – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda SMA Negeri 1 Pamona Selatan di Pendolo, Kabupaten Poso. Dua hari pascamusibah, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut dipastikan kembali berjalan normal.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP, mengatakan langkah cepat ini diambil untuk memastikan proses pendidikan siswa tidak terputus meski sejumlah bangunan sekolah hangus terbakar.
“Atas instruksi Bapak Gubernur, kami turun dan mengecek langsung lokasi memastikan proses belajar mengajar bisa segera terfungsikan,” ujar Firmanza.
Guna mengatasi kekurangan ruang kelas, Disdik Sulteng bersama pihak sekolah mengalihfungsikan enam ruangan tersisa yang aman dari kobaran api menjadi tempat belajar sementara.
Ruangan yang dimanfaatkan meliputi Laboratorium Biologi untuk kelas X A, ruang PMR untuk kelas X B, ruang Pramuka untuk kelas X C, perpustakaan untuk kelas X D, ruang Seni untuk kelas XI A, serta Laboratorium Fisika untuk kelas XI B.
“Pasca kebakaran hari Minggu lalu, hari ini kegiatan belajar mengajar sudah normal kembali. Kami mengalihfungsikan enam ruangan yang ada,” jelasnya.
Selain mengamankan proses KBM, Disdik Sulteng berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk percepatan pemulihan gedung yang rusak. Tahap verifikasi dan validasi kondisi bangunan bahkan telah dilakukan secara virtual.
“Saya juga sudah koordinasi dengan Kemendikdasmen dan kemarin sudah verifikasi dan validasi melalui Zoom dengan mereka,” katanya.
Firmanza menambahkan bahwa verifikasi lapangan dan dokumen selesai dilakukan pada Senin, sehingga proses rekonstruksi fasilitas sekolah dapat segera diupayakan.
“Iya, hari Senin kemarin sudah diverifikasi oleh Kemendikdasmen dan segera akan diupayakan pembangunan,” tegas Firmanza.
Ia menekankan bahwa kondisi darurat akibat bencana tidak boleh mengorbankan hak pendidikan para siswa. Skema ruang kelas darurat ini menjadi solusi jangka pendek hingga pembangunan selesai.
“Hari kedua pascamusibah kebakaran kami hadir dengan semangat. Mohon dukungan doa, semoga kami terus kuat, diberi kesehatan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” tuturnya. ***