DONGGALA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Donggala mendorong masyarakat dan peserta lomba video konten literasi agar tidak sekadar menjadi penikmat media sosial, tetapi juga aktif menciptakan karya digital yang edukatif.
Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Donggala, Fauziah, saat membuka Lomba Video Konten Literasi di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Selasa (8/9/2026).
Dalam arahannya, Fauziah menekankan bahwa cakupan literasi saat ini telah berkembang luas, tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis.
“Literasi itu bukan hanya fokus pada membaca dan menulis, tetapi bagaimana kita bisa menciptakan karya-karya yang nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, platform seperti TikTok, YouTube, Facebook, dan Instagram perlu dimanfaatkan secara positif. Ia meminta peserta tidak menjadikannya sekadar tempat menonton, serta tidak hanya mengejar kemenangan semata.
“Jangan kedepankan bahwa satu-satunya juara. Tapi bagaimana adik-adik bisa mendapatkan pengalaman dan menampilkan karya-karya terbaik,” tegas Fauziah.
Di samping itu, mantan Kepala Dinas PMD Donggala tersebut turut mengingatkan peserta agar tetap membiasakan diri membaca buku dan tidak bergantung sepenuhnya pada informasi dari internet maupun teknologi kecerdasan buatan (AI).
“Jangan 100 persen percaya di situ (AI), karena tidak semuanya benar. Boleh kita mencari informasi, tetapi tetap harus dicek kebenarannya,” imbau Fauziah.
Melalui kegiatan ini, ia berharap lahir karya-karya video yang kreatif, informatif, dan membawa nilai edukasi bagi masyarakat luas. *