CHENGDU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menjajaki kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi Sichuan, Tiongkok, guna memperkuat investasi, hilirisasi industri, hingga alih teknologi. Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan langsung bersama Deputi Gubernur Provinsi Sichuan, Zhang Dong Yun, di Chengdu.
Anwar Hafid menyampaikan bahwa hubungan ekonomi kedua daerah telah membuahkan hasil nyata, salah satunya kesepakatan impor durian beku senilai lebih dari 50 juta Yuan (RMB). Memanfaatkan momentum positif tersebut, Pemprov Sulteng menawarkan tujuh sektor kerja sama strategis, mulai dari hilirisasi pertanian dan perikanan, pembangunan infrastruktur, hingga pariwisata berkelanjutan.
”Kami percaya investasi bukan hanya tentang penanaman modal, tetapi juga membangun kepercayaan, berbagi teknologi, menciptakan lapangan kerja, dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Kami mengundang Pemerintah Provinsi Sichuan menjadi mitra strategis dalam membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia bagian timur,” tegas Gubernur Anwar Hafid.
Untuk menarik minat investor Tiongkok, Pemprov Sulteng berkomitmen menjamin kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta penyediaan kawasan industri yang kondusif. Pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri jajaran pejabat Pemprov Sulteng dan komite ekonomi Sichuan ini menjadi pijakan awal penguatan hubungan ekonomi kedua wilayah. **