— Lahan pertanian seluas sekitar satu hektar di Dusun VI Katewelu, Desa Lumbulama, Kecamatan Selatan, Kabupaten Donggala, hangus terbakar pada Senin (1/6/2026) sore. Kebakaran tersebut diduga kuat sengaja dipicu untuk membuka lahan perkebunan kelapa sawit baru.​

Kapolsek Banawa Selatan, IPDA Hendrawan, S.H., mengonfirmasi bahwa setelah menerima laporan warga, anggota piket Regu III Banawa Selatan langsung bergerak ke lokasi kejadian sekitar pukul 17.30 WITA. Personel yang dikerahkan, yakni Aipda Catur Purnomo dan Bripka Anwar Ujang, langsung melakukan pengecekan dan pendataan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).​

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan oleh anggota kami, diketahui bahwa lahan tersebut sengaja dibakar. Rencananya, lahan itu akan difungsikan untuk penanaman kelapa sawit,” ujar IPDA Hendrawan dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).​

​Dari hasil pendataan dan pemeriksaan pihak kepolisian di lapangan, identitas pemilik lahan/kebun yang terbakar tersebut diketahui atas nama Bibi (38), seorang petani yang beralamat di Dusun VI Katewelu, Desa Lumbulama, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala.​

​Saat petugas kepolisian tiba di lokasi, kondisi api dilaporkan sudah padam sepenuhnya. Beruntung, kobaran api pada lahan milik Bibi tersebut tidak sampai meluas atau merembet ke area perkebunan milik warga lainnya.​

​Meski situasi saat ini sudah aman dan kondusif, pihak Polsek Banawa Selatan tetap memberikan peringatan keras terkait aktivitas pembakaran lahan. Tindakan tersebut dinilai sangat berisiko memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih masif.​

​”Pembakaran lahan seperti ini sangat berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas jika tidak diawasi dengan baik. Apalagi jika memasuki musim kemarau dan didukung cuaca yang kering, api bisa dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan,” tegas IPDA Hendrawan.​

​Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lokasi kejadian dilaporkan tetap stabil, aman, dan terkendali. Pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak lagi menggunakan metode bakar dalam membuka lahan demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama. ***