PALU –  Struktur pimpinan Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu resmi berganti dari Irsan Satria, kepada Rustia Tompo. 

Pengumuman rotasi ini dibacakan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Palu, Muchlis U. Aca, di awal Rapat Paripurna Laporan Pansus LKPJ Wali Kota Palu Tahun 2025 di Ruang Sidang Utama, Senin (25/5/2026).

​”Sehubungan dengan adanya surat masuk dari DPC Partai Hanura, maka dengan ini saya selaku pimpinan rapat mengumumkan secara resmi pergantian pimpinan Fraksi Hati Nurani Rakyat Kota Palu dari Saudara Ihsan Satria kepada Saudari Rostia Tompo,” ujar Muchlis U. Aca saat membuka persidangan.

​Muchlis menjelaskan bahwa perombakan ini merujuk pada surat resmi DPC Partai Hanura Kota Palu nomor 006/DPC-HANURA/PALU/III/2026 perihal rotasi fraksi, yang ditandatangani oleh Ketua Ashar Yahya dan Sekretaris Muningsi Kristiana Maswara. Surat tersebut mengacu pada SK persetujuan mutasi jabatan nomor 020, 021, 022, dan 023 dari DPD Partai Hanura Provinsi Sulawesi Tengah.

​Melalui pembacaan surat masuk tersebut, ditetapkan komposisi baru Fraksi Hanura DPRD Kota Palu, di mana posisi Ketua Fraksi kini ditempati oleh Rostia Tompo. Sementara itu, posisi anggota fraksi di bawah kepemimpinannya kini diisi oleh jajaran legislator Hanura, termasuk Irsan Satria, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua fraksi.

Sesaat setelah resmi diumumkan sebagai Ketua Fraksi yang baru, Rostia Tompo langsung didelegasikan oleh internal Panitia Khusus (Pansus) untuk naik ke podium utama menyampaikan laporan hasil kerja.

​Dalam pengantarnya, Muchlis U. Aca menyampaikan bahwa Pansus LKPJ Wali Kota Palu Tahun 2025 ini telah bekerja maraton mengejar tenggat waktu yang diberikan oleh lembaga.

​”Panitia khusus yang dibentuk melalui mekanisme rapat paripurna ini telah diberikan amanat untuk menjalankan tugasnya selama 16 hari kerja. Terhitung mulai hari Senin tanggal 13 April hingga Kamis 30 April kemarin. Dan hari ini, pansus melaporkan hasil kerjanya yang nantinya akan bermuara pada persetujuan rekomendasi kelembagaan,” jelas Muchlis sebelum menyerahkan mikrofon sidang.

​Laporan hasil kerja Pansus tersebut turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Palu, Eka Komalasari, mewakili Wali Kota Palu. BIM