PALU – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulawesi Tengah resmi menetapkan Anwar Hafid sebagai Ketua DPD Partai Demokrat periode 2026–2031. Keputusan tersebut diambil secara aklamasi dalam sidang pleno yang berlangsung di Kota Palu, Minggu (10/5/2026).

Proses tersebut diperkuat melalui Surat Keputusan Musda Nomor 08 Tahun 2026. Hasil musyawarah ini selanjutnya akan diteruskan ke tingkat pusat untuk mendapatkan pengesahan resmi dari Ketua Umum Partai Demokrat. Pelaksanaan Musda tersebut dinilai berjalan tertib sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai tahun 2025.

Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, memberikan apresiasi atas kelancaran acara tersebut. Ia berharap model musyawarah di Sulawesi Tengah ini dapat diadopsi oleh pengurus di wilayah lain. 

“Musda kelima Partai Demokrat Sulawesi Tengah ini dapat dilaksanakan dengan aman, tertib dan lancar, dan mudah-mudahan menjadi salah satu model bagi Partai Demokrat di manapun berada,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa kesepakatan bulat para kader untuk memilih Anwar Hafid adalah pertanda positif bagi organisasi. Ia menginstruksikan agar kepengurusan yang akan datang mampu bekerja efektif dan mewakili seluruh daerah. 

“Saya ingin ke depan betul-betul semuanya adalah kabinet kerja, semuanya bekerja dan merepresentasikan seluruh wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah,” kata Herman.

Herman juga optimis bahwa di bawah kepemimpinan Anwar Hafid yang kini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tengah, posisi partai akan semakin kuat hingga ke tingkat terbawah. Mengakhiri pernyataannya, ia meyakini bahwa hasil Musda ini merupakan langkah awal menuju kemenangan besar. 

“Ini tanda-tanda kejayaan Partai Demokrat di Sulawesi Tengah,” pungkasnya. **