PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Ace Energy Service untuk memperkuat pasokan listrik melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Kolaborasi ini diawali dengan sosialisasi dan penandatanganan kesepakatan pemanfaatan tenaga surya di wilayah Sulawesi Tengah.
Langkah ini merupakan bagian dari program unggulan “Berani Menyala” yang bertujuan menghadirkan akses listrik merata, khususnya bagi masyarakat di pelosok desa. Selain meningkatkan keandalan energi, proyek ini sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi dalam menurunkan emisi gas rumah kaca menuju pembangunan berkelanjutan.
Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan bahwa investasi besar di sektor energi hijau sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan kelistrikan saat ini. Ia mengapresiasi kesediaan pihak swasta untuk berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tersebut.
“Ini adalah bagian dari perwujudan Berani Menyala. Alhamdulillah, mereka mau berinvestasi di beberapa daerah untuk memenuhi pasokan listrik masyarakat. Kerja sama ini menandai bahwa daerah kita sedang memulai langkah besar memiliki sumber daya dari energi baru terbarukan,” ujar Anwar Hafid, Selasa (7/4/2026).
Program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ini akan diprioritaskan pada delapan kabupaten yang tingkat keandalan listriknya masih rendah. Wilayah tersebut meliputi Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Donggala, Morowali, Tojo Una-Una, Buol, dan Tolitoli.
Gubernur menargetkan realisasi kerja sama ini dapat berjalan secepat mungkin agar rumah-rumah warga yang selama ini belum teraliri listrik secara optimal dapat segera terlayani. Fokus utama adalah menjangkau wilayah pelosok yang sulit diakses jaringan listrik konvensional.
“Saya yakin kerja sama ini berjalan dengan baik, agar masyarakat di pelosok-pelosok desa bisa mendapatkan pasokan listrik di rumah-rumah mereka,” pungkas Anwar Hafid.
Melalui inisiatif ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap tidak hanya meningkatkan kualitas layanan energi bagi rakyat, tetapi juga memelopori transisi menuju penggunaan energi bersih yang ramah lingkungan di tingkat regional. **