PALU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Palu Tahun Anggaran 2025. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Palu, Senin (30/3/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Palu, Muchlis U. Aca. Berdasarkan hasil musyawarah, forum menyepakati Irman Lakuana sebagai Ketua Pansus dan Rustia Tompo sebagai Wakil Ketua untuk mengawal proses evaluasi kinerja pemerintah daerah tersebut.
Dalam arahannya, Muchlis U. Aca menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada struktur Pansus yang baru terbentuk. Ia mengingatkan bahwa berdasarkan jadwal Badan Musyawarah (Banmus), Pansus memiliki waktu kerja efektif selama enam hari yang dimulai pada pertengahan April mendatang.
”Saya mengucapkan selamat bekerja kepada pimpinan dan anggota Panitia Khusus yang akan membahas LKPJ Wali Kota Palu Tahun 2025. Berdasarkan jadwal hasil rapat Banmus, Pansus diberikan amanah untuk bekerja selama enam hari kerja, terhitung mulai Senin, 13 April sampai dengan 30 April 2026,” ujar Muchlis.
Pimpinan sidang juga menekankan pentingnya kehadiran pihak eksekutif dalam setiap tahapan pembahasan. Muchlis secara tegas meminta Wali Kota Palu untuk menginstruksikan jajaran OPD terkait agar proaktif dalam mendampingi kerja-kerja legislatif di lapangan maupun di ruang rapat.
”Saya mengharapkan kepada Saudara Wali Kota Palu agar memerintahkan Perangkat Daerah terkait untuk senantiasa intens mendampingi Pansus. Hal ini penting guna memberikan penjelasan, klarifikasi, dan verifikasi terkait data yang tersaji dalam dokumen LKPJ,” tegasnya.
Muchlis menambahkan bahwa kehadiran perangkat daerah juga dibutuhkan apabila Pansus memerlukan peninjauan lapangan. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya penyusunan naskah Rancangan Rekomendasi DPRD agar sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Tata Tertib DPRD Kota Palu.
Rapat ditutup dengan harapan agar hasil kerja Pansus dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kota.
“Semoga hasil kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas,” pungkasnya. BIM