DONGGALA – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Donggala melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengawal stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat pada Jumat (20/2/2026).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Donggala, melalui Kepala Bidang Distribusi Pangan, Annur, menegaskan bahwa GPM merupakan upaya nyata untuk menekan laju inflasi yang kerap bergejolak menjelang hari besar keagamaan. Melalui program ini, pemerintah berharap beban ekonomi masyarakat dapat berkurang sehingga pemenuhan kebutuhan pangan selama bulan puasa tetap terjamin dengan harga yang rasional.
“Melalui GPM ini, kami berupaya menekan inflasi dalam rangka HBKN 2026. Harapannya inflasi tetap terkendali, kebutuhan masyarakat terpenuhi, dan masyarakat bisa berbelanja secara bijak tanpa berlebihan,” ucap Annur di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut, Annur menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kehadiran negara dalam membantu warga mendapatkan akses pangan yang lebih murah dibandingkan harga pasar. DKP Donggala juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak TNI AL Palu yang turut berkolaborasi dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi logistik pangan di wilayah tersebut.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, khususnya Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan,” tambah Annur.
Dalam kegiatan GPM tersebut, DKP Donggala menyediakan berbagai komoditas penting dengan harga terjangkau. Masyarakat dapat membeli beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp55 ribu, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, serta Minyakita kemasan bantal Rp15 ribu. Selain itu, tersedia pula bawang merah seharga Rp15 ribu per setengah kilogram dan cabai yang dipatok Rp10 ribu per seperempat kilogram atau setara Rp40 ribu per kilogram. BIM