BUOL – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Mujahid (10), bocah laki-laki yang dilaporkan tenggelam saat mandi di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (7/2/2026) pagi, setelah dilakukan pencarian selama dua hari.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, korban bersama teman-temannya mandi di pantai. Namun, ombak dan arus laut yang tiba-tiba kuat menyeret korban hingga hilang dari pantauan.

Upaya pencarian awal dilakukan oleh pihak keluarga dibantu masyarakat setempat. Karena korban tak kunjung ditemukan, kejadian itu kemudian dilaporkan ke pemerintah setempat dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Toli-Toli diberangkatkan ke lokasi kejadian pada Jumat sore menggunakan kendaraan operasional dan perahu karet.

Pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Sabtu (7/2/2026), mulai pukul 07.00 Wita. Tim SAR gabungan membagi pencarian menjadi dua tim, satu tim menyisir laut menggunakan perahu karet dan tim lainnya menggunakan perahu nelayan.

Sekitar pukul 10.05 Wita, korban akhirnya ditemukan oleh tim pencari sekitar setengah mil laut dari lokasi awal kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. Seluruh unsur SAR yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue USS Tolis, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Buol, pemerintah desa, serta nelayan setempat dengan dukungan peralatan SAR perairan, alat komunikasi, serta perlengkapan medis dan evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.

“Korban telah ditemukan dan dievakuasi ke rumah keluarga, sehingga operasi SAR kami nyatakan selesai dan seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing,” pungkasnya.**