PALU – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, secara resmi melantik Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLin) Cabang Palu Periode 2025–2028. Pelantikan berlangsung di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Minggu (1/2/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar PDS PatKLin Indonesia Nomor 0298/PB/A.4/12/2025. Susunan pengurus yang dilantik yakni DR. dr. Rosa Dwi Wahyuni, M.Kes., Sp.PK sebagai Ketua, dr. Ramla Tongko, Sp.PK, M.Kes sebagai Wakil Ketua, dr. Suriyani, Sp.PK, M.Kes sebagai Sekretaris, serta dr. Nani Ika Safitri, Sp.PK sebagai Bendahara.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PDS PatKLin Cabang Palu atas peran aktif dan konsistensinya dalam menjaga profesionalisme serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sulawesi Tengah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PDS PatKLin Cabang Palu atas konsistensinya dalam menjaga profesionalisme, meningkatkan kompetensi anggota, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sektor kesehatan di daerah ini,” ujar Reny.
Ia menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi profesi di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
“Pelantikan pengurus hari ini bukanlah sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi profesi dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks,” tegasnya.
Reny juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, organisasi profesi, institusi pendidikan, dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Di akhir sambutannya, Wakil Gubernur berharap kepengurusan PDS PatKLin Cabang Palu periode 2025–2028 mampu menjadi organisasi yang solid, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Jadikan PDS PatKLin sebagai rumah besar para profesional yang menjunjung tinggi etika, kompetensi, serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Simposium bertajuk “Bridging the Gap: Integrating Laboratory Evidence into Daily Hematologic and Transfusion Decision”. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah juga tampil sebagai salah satu narasumber dengan materi Etika Kedokteran.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum PP PDS PatKLin, DR. dr. Teguh Triyono, M.Kes., Sp.PK., Subsp.B.D.K.T(K), Subsp.K.V(K), serta sejumlah pemangku kepentingan dan undangan lainnya.