PARIGI MOUTONG – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua nelayan yang sempat hanyut di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berakhir dengan hasil menggembirakan. Kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan, Kamis (22/1/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan kecelakaan terjadi akibat rompon yang digunakan korban putus dan hanyut saat melaut pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 15.25 Wita.

“Rompon putus dan hanyut di perairan Teluk Tomini dengan jarak sekitar 37 mil laut dari Pos SAR Parigi. Sejak kejadian, korban sempat hilang kontak,” ujar Rizal.

Upaya pencarian awal yang dilakukan keluarga dan nelayan setempat belum membuahkan hasil hingga akhirnya operasi SAR resmi dilaksanakan oleh tim gabungan.

“Pada Kamis pukul 14.37 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam keadaan selamat sekitar 6,9 mil laut dari lokasi awal kejadian,” jelasnya.

Setelah ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Rakyat Parigi. Tim SAR gabungan bersama korban tiba di pelabuhan pada pukul 21.30 Wita dan selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 21.45 Wita. Seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” kata Rizal.

Adapun kedua korban diketahui bernama Marzuki (50) dan Wisno Bahalamu (48). Keduanya merupakan warga setempat.

Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan melibatkan Rescue Pos SAR Parigi, Polair Parigi, Pos TNI AL Parigi, BPBD Parigi, pihak perusahaan, pemerintah desa, serta nelayan setempat. Sejumlah sarana dan peralatan digunakan, antara lain rescue car, kapal milik perusahaan, peralatan navigasi, komunikasi, serta perlengkapan medis dan evakuasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dan masyarakat nelayan yang turut membantu proses pencarian,” tutup Rizal.**