PALU – Situasi keamanan di Universitas Tadulako (Untad) di Jl. Soekarno Hatta, Palu, memburuk pada Selasa (11/11/2025) setelah pecah tawuran antarmahasiswa yang melibatkan empat fakultas.
Bentrokan terjadi di dua lokasi terpisah. Di satu sisi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) terlibat perseteruan dengan Fakultas Kehutanan. Di sisi lain, Fakultas Teknik berhadapan dengan Fakultas Pertanian.
Meskipun belum ada keterangan resmi mengenai pemicu langsung, bentrokan ini diduga merupakan akumulasi dari ketegangan yang telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya. Sumber internal menyebutkan bahwa insiden seperti pembakaran sekretariat Himpunan Mahasiswa Fisip dan pemukulan terhadap mahasiswa Fisip menjadi dasar dari konflik yang kini memuncak menjadi tawuran massal.
Sebagai tindak lanjut, pihak kampus mengambil kebijakan darurat. Berdasarkan Surat Edaran Rektorat Nomor: 11056/UN28/TU.00.01/2025 yang diterbitkan menyikapi perkembangan situasi keamanan, seluruh mahasiswa di lingkungan Untad kini “dibiruakan” (diinstruksikan untuk kuliah secara daring atau online).
Kebijakan ini berlaku mulai tanggal 12 November 2025 sampai dengan 14 November 2025, yang mencakup semua kegiatan perkuliahan, seminar, ujian, serta kegiatan akademik yang tidak memerlukan pertemuan fisik. BIM