PALU – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, Profesor Lukman Thahir, menyatakan bahwa Program Beasiswa Berani Cerdas garapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membuka peluang besar bagi generasi muda untuk mengukir masa depan. Kebijakan yang digagas Gubernur Anwar Hafid ini dinilai memperluas akses pendidikan tinggi di Sulteng.
“Dukungan ini memperluas akses pendidikan dan memperkuat kapasitas generasi muda dalam membangun dan mengukir masa depan yang cemerlang,” ujar Profesor Lukman Thahir, Kamis (30/4/2026).
Berdasarkan data Bagian Akademik, sebanyak 2.172 mahasiswa jenjang Strata Satu (S1) di UIN Datokarama telah menerima manfaat dari program tersebut. Total alokasi anggaran yang dikucurkan untuk ribuan mahasiswa tersebut mencapai Rp4,8 miliar.
Atas bantuan tersebut, Profesor Lukman menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Anwar Hafid. Menurutnya, bantuan finansial ini sangat berdampak pada kualitas belajar mahasiswa di kampus.
“Dengan adanya Beasiswa Berani Cerdas, mahasiswa lebih fokus untuk kuliah tanpa terbebani dengan biaya pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada para penerima beasiswa agar memaksimalkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi intelektual dan keterampilan. Langkah ini dianggap krusial guna menopang visi pembangunan Generasi Emas 2045.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza, mengungkapkan bahwa UIN Datokarama merupakan perguruan tinggi kedua terbesar penerima manfaat program ini.
“UIN Datokarama kedua terbesar yakni 2.172 penerima manfaat. Dan Untad terbesar pertama dengan jumlah penerima manfaat mencapai 10.678 mahasiswa,” jelas Firmanza.
Program Beasiswa Berani Cerdas sendiri merupakan salah satu program unggulan Pemprov Sulteng yang bertujuan memastikan pemerataan akses pendidikan tinggi, baik jenjang S1 maupun S2, bagi seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Tengah. **